Raisha dan Ruth Sahanaya Siap Guncang Lombok Barat

Giri Menang – KM. Untuk merecavery terpuruknya kondisi pariwisata di Lombok Barat, pemerintah daerah tengah melakukan berbagai upaya. Salah satunya melalui gelaran Senggigi Sunset Jazz.

Dalam gelaran musik semi kontemporer ini, akan menghadirkan vokalis dan musisi nasional. Mereka adalah Ruth Sahanaya, Raisha, Tompi dan Richard Hutapea. Sementara musisi dan vokalis lokal akan hadir Tami Aulia, The Maiqkane’s, Suradipa dan Betelu Feat Kevin. Mereka para musisi dan artis ini akan siap mengguncang Senggigi tanggal 3 November 2019 mendatang.

“Mereka para musisi dan vokalis Jakarta ini beberapa sudah kami hubungi,” kata salah satu Event Organize (EO), saat mengekspose rencana gelaran Senggigi Sunset Jazz di Ruang Rapat Umar Madi Kantor Bupati di Giri Menang-Gerung, Selasa (15/10/2019). Hadir dalam kesempatan tesebut, Bupati Fauzan Khalid, Sekda HM.Taufiq, Aisten I, M.Ilham, Kadis Pariwisata, H.Ispan Junaidi, Perwakilan Kapolres Lombok Barat, Camat Batulayar sejmlah OPD serta tim EO.

Dalam ekspose, pihak EO telah menyiapkan segala sesuatunya, termasuk Pantai Kerandangan sebagai lokasi gelaran. Selain itu, masalah toilet umum dan khusus pejabat, artis sudah disiapkan. Demikian juga dengan jalur khusus memasuki lokasi bagi artis dan tamu VIV dinilai sudah klar, termasuk lahan parkir, Stan UKM serta PKL dan Musholla. Tinggal bagaimana tehnis pengaturan, sehingga dalam waktu sekitar dua pekan ini, semua rencana randown semua rencana sudah enar-benar matang dan diperhitungkan. Aapalagi kegiatan akan dimulai pada pukul 18.45.

Sekda Lombok Barat, HM.Taufiq menyimpulkan, kegiaan Senggigi Sunset Jazz ini akan lebih romantis. Karena pada malam hari, saat berlangsungnya acara, bertepatan dengan suasana terang bulan.

“Ya, jadi betul betul romantis acaranya bertepatan dengan terang bulan dan dihadiri Pak Gubernur,” papar Taufiq. Namun dia menambahkan, segala hal yang menyangkut tehnis supaya dikemas secara matang, karena gelaran ini pasti akan menghadirkan banyak sekali pengunjung. Belajar dari kegiatan yang sama pada ketiga kali penyelengaraan musiz jazz, pengunjung sangat padat. Sekda meminta, pada pelksanaan Sengigi Sunset Jazz yang ke empat ini supaya betul betul dipersiapkan dengan matang.

“Meskipun lokasinya sangat luas, kalau tidak ada pengaturan kan bisa repot juga, termasuk pengaturan PKL dan odong-odong yang membuat ada kesa semrawut,” kata Taufiq. Keamanan pantai Kerandangan pun tak luput dari pembahasan. Karena pantai ini sering memakan korban. Diminta pengunjung tidak beraktivitas, mandi di laut atau mendekati bibir pantai.

Di tempat yang sama, Bupati Lombok Barat, Fauzan Khalid menyatakan, penyelengaraan event ini sudah bagus, hanya saja secara kualitas bazzer yang kurang baik. Diharapkan bupati, utnuk meningkatkan kualitas bazer ini, para ASN, Guru, pelajar serta Humas bisa turt berperan menyebarkan info positif.

Pada kesempatan itu, bupati juga menghimbau, segala hal terkait tehnis penyelenggaraan, harus betul-betul diperhitungkan, karena salah perhitungan, hal-hal kecil bisa merusak semuanya. Bupati juga meminta, bupati, wali kota se NTB turut diundang dalam kegiatan Senggigi Sunset Jazz ini.

“Dalam waktu dua minggu proses, diundang juga bupati/wali kota yang ada semacam psikologis yang pernah datang ke Lombok Barat. Kemarin Bupati Gianyar datang, Kebumen juga datang, diundang saja, persoalan datang atau tidak itu lain hal,” pinta bupati.

Melalui undangan ini kata bupati, mrupakan salah satu cara untuk mensosialisasikan kegiatan dan agenda positif di daerah Patut Patuh Patju ini.

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru