Jago Menari, Ingin Jadi Guru

Vicka Yulia Pertiwi, merupakan sosok yang unik. Perempuan kelahiran Pringgasela 1 Agustus 1995 silam ini merupakan mahasiswi UNU NTB Jurusan Pendidikan Seni dan Tari. 

Vicka panggilan akrabnya menjadi mahasiswi andalan UNU NTB dalam berbagai ajang seni dan tari. Berkat keseriusannya dalam belajar menari, Vicka kini sebagai penari hebat kebanggan kampus. 

Sebelumnya, tak pernah terpikirkan oleh alumni SMKN 2 Selong, Jurusan Akuntansi ini bahwa dirinya akan menjadi seorang penari. Mengingat selama duduk di bangku sekolah dirinya mengambil Jurusan Akuntansi. 

Namun ketika lulus sekolah dan hendak menentukan jurusan kuliah, keluarga memperkenalkannya pada Jurusan Pendidikan Seni dan Tari yang ada di UNU NTB, dan mengambilnya untuk kuliah Seni dan Tari.

Diawal perkuliahan Vicka belum tahu apa-apa, karena pengetahuannya terhadap dunia seni tari kosong.  Baru pada semester empat perlahan mulai beradaptasi dan mencintai dunia seni dan tari. Sejak itu, tak canggung lagi tampil menari di depan publik. 

"Jadi kenal dunia seni pas kuliah. Itupun sulit beradaptasi," ingatnya.

Tak saja tampil di acara-acara seremonial tingkat lokal,  di tingkat nasional pun pernah dirasakan Vicka.  Terakhir tampil ialah ketika ada ajang di ISI Surakarta Solo pada tahun 2016 dalam rangka memperingati Hari Tari Dunia. Disana dia membawakan Tari Gandrung Lombok.

Meski kemampuannya menari tak diragukan lagi, mahasiswi yang duduk di semester 7 ini punya cita-cita mulia menjadi seorang pendidik. Dia ingin menjadi guru mengabdikan hidupnya pada dunia pendidikan.

"Jadi guru seni tari budaya saja," tutupnya. (San)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru