Senggigi Diguncang Jazz


Festival Senggigi Sunset Jazz (FSSJ) 2017, secara resmi dibuka langsung oleh Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Fauzan Khalid, Jumat (22/9). Kegiatan tersebut berlangsung pukul 15.30 wita. di Pesisir Pantai Senggigi Beach. SSJ yang digelar kali kedua ini, menggguncang masyarakat Senggigi dan Lobar umumnya. Ini terlihat penonton histeris saat penampilan awal dari Pelita Harapan Jazz. Demikian pula penampilan Bandini Coffe Jazz Project sebagai Band lokal.

Tampilan kedua band lokal ini, membuat penonton terpana dan enggan untuk meninggalkan tempat. Suasanapun kian hangat, saat sang fajar mulai berlalu menuju ke peraduannya di ufuk barat. Suasana itu pun menambah romantisme penonton terutama penikmat musik jazz.


Pada tampilan berikutnya, Tohpati Bertiga dan Yura Yunita menambha histerisnya pengunjung. Kali ini, Tohpati Bertiga dan Yura Yunita tampil demnikian maksimal. Ini terlihat dari penonton yang kian berjubel, mulai memadati depan panggung. Tampak penonton menggoyangkan kepala menikmati lagu-lagu kedua musisi tersebut. Sesekali para bule terlihat juga mengikuti irama musik dengan turut berjoget.

Yura Yunita atau Yunita Rachman yang akrab disapa Yura, adalah penyanyi solo dan pencipta lagu, Dara kelahiran Bandung 9 Juni 1991 ini, mempunyai hobi menyanyi dan bermain piano sejak kecil. Hobi Yura di Back up keluarga yang rata-rata pencinta musik.

Padamalam harinya, salah satu lagu hits milik Yura membuai penonton saat penutupan hari pertama Festival SSJ. Judul lagu tersebut adalah Nia Kunaon.


Higga jam menunjukkan pukul 23.10 wita, gelaran hari pertama SSJ ini berakhir. Pada waktu yang sama Festifal SSJ akan dilanjutkan esok siang (hari ini, Sabtu) pukul 15.00 wita dilokasi yang sama.

Informasi yang digali KM, peserta FSSJ ini diikuti oleh 28 goup musik Jazz tanah air dan luar negeri. SSJ sendiri merupakan rangkaian dari kegiatan Pesona Senggigi (dulu Festival Senggigi) yang telah lama dimulai pelaksanaan. SSJ ini event kedua kalinya yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Lobar melalui Dinas Pariwisata Lobar. “Senggigi Sunset Jazz ini, tujuannya selain menghibur wisatawan agar mereka betah tinggal di Lombok barat khususnya di Senggigi,” papar bupati Lobar, H.Fauzan Khalid.

SSJ ini kata bupati, merupakan calender of event tiap tahun. SSJ 2017 ini sudah dilaksanakan untuk yang kedua kalinya sejak 2016 lalu.

Selain untukmenghibur wisatawan, SSJ juga dihajatkan untuk meraih target angka kunjungan wisatawan tahun 2017 ini. targetnya sebesar 750 ribu. Namun untuk semester awal, sudah mencapai angka 510 ribu. “Kita optimis angka kunjungan satu juta wisatawan bisa kita raih," terang  Fauzan dalam konferensi persnya usai membuka  SSJ 2017.

Dari sisi peserta, SSJ 2017 ini mengalami peningkatan dibanding SSJ 2016 lalu.SSJ 2016 diikutioleh peserta sebanyak 18 group musik. “Tahun ini diikutioleh 28 group dari luar dan dalam negeri,” papar Kepala Dinas Pariwisata Lobar melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran, Sumarto.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru