OctoFest, Festival Sastra Pertama di NTB

Mataram – Festival sastra bertajuk OctoFest digelar untuk pertama kalinya Selasa malam (19/09), di aula kantor Bale Ite Mataram. Festival  ini merupakan gawe dari beberapa komunitas sastra diantaranya, Komunitas Akarpohon, SFNlabs, Teman Baca, BIAP, Perpustakaan Djendela, dan Kembang Komak yang difasilitasi oleh kantor Bale Ite Mataram.

OctoFest direncanakan menjadi program tahunan sebagai ruang bertemu, berdiskusi, dan berbincang mengenai hal-hal menarik serta menghibur dalam sastra. Di tahun pertamanya ini, OctoFest diharapkan menjadi langkah awal sebagai wadah lintas komunitas.

“Semoga ke depannya OctoFest bisa terus diadakan dari tahun ke tahun, seperti Festival Teater Modern Pelajar Teater Putih, misalnya. Tentu dengan kepanitiaan yang berbeda,” ujar Kiki Sulistyo founding father Akarpohon, sekaligus pencetus diadakannya OctoFest.

Gelar perdana kali ini Octofest bertemakan "Textum/Rajutan" yang merujuk pada pengertian "text" itu sendiri yang akan membahas teks sebagai rajutan tunggal, sekaligus merajut berbagai teks (sastra) yang sebelumnya tumbuh dan bertebaran di sana-sini.

Mengawali kelahirannya, Octofest dibuka dengan acara bedah buku antologi puisi ‘Bermain di Sudut Netra’ karya penyair sekaligus dokter muda asal Lombok, Liya Maulidianti. Meski sebelumnya antologi puisi ini pernah dibedah di Yogyakarta dan Malang, Liya mengaku sedikit gugup. Namun alumni SMAN 1 Mataram yang pernah mewakili NTB pada ajang Festifal Seni Siswa Nasional (FS2N) di Jakarta tahun 2010 silam ini terlihat siap untuk mempresentasikan puisi-puisinya.

“Rasanya seperti akan disidang karya tulis ilmiah,” ujar Liya sembari tertawa.

Diskusi sendiri berjalan dengan seru dipandu Nurfirman P. Kansi sebagai moderator dan Ahmad Saleh Tabibuddin sebagai pembicara. Acara kemudian ditutup dengan pembacaan puisi oleh Liya sendiri yang disambut tepuk tangan meriah dari peserta diskusi. OctoFest masih akan berlanjut dan menggelar acara setiap minggunya dengan tema yang berbeda sampai akhir bulan Oktober mendatang.  (nov)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru