Tari Presean Kreasi Siswa SMPN 3 Kopang

PERESEAN adalah salah satu budaya asli daerah Lombok yang masih tetap lestari sampai saat ini. Event peresean biasanya digelar dalam acara-acara kemeriahan peringatan hari ulang tahun kemerdekaan RI, atau acara-acara khusus yang digelar untuk pesta demokrasi rakyat dan sebagai opening penyambutan tamu-tamu dari nasional maupun mancanegara.

Peresean ini sesuai namanya berasal dari kata perisai yang berarti tameng. dalam budaya Sasak, Peresean menjadi salah satu budaya yang sangat menarik dan selalu menjadi pusat perhatian dan tontonan dari semua kalangan baik remaja, anak-anak sampai orang dewasa perempuan maupun laki-laki. dengan diiringi musik Klentang yang riuh semakin menyulut semarak dan kegilaan para penonton khususnya para Pepadu yang tampil didalam arena yang biasanya dibentuk melingkar oleh para penonton. Luka memar akibat sabetan rotan sebagai senjatanya menambah keangkeran dan kewibawaan dan ketangguhan sang Pepadu. 

Beladukan adalah nama lain dari Peresean ini mengandung banyak pembelajaran di dalamnya. sportifitas, ksatria, keberanian dan ketangkasan merupakan unsur-unsur yang diramu di dalamnya sehingga mampu mempertontonkan sebuah pertunjukan yang sangat menarik.

Kejantanan para Pepadu yang bertarung menunjukkan sebuah warisan sejarah para pendahulu yang bersifat pemberani dan menggambarkan kehebatan mereka.

Maka, kelebihan-kelebihan baik dari sisi unsur-unsur nilai dan pembelajaran yang terkandung di dalamnyalah yang menginspirasi para anak-anak didik di SMPN 3 Kopang untuk mencoba lebih mengenal dan mendalami budaya ini, dengan menciptakan sebuah tari kreasi baru dari Beladukan alias Peresean.

Dan untuk pertama kali, mereka eksebisi di ajang kreasi seni pra upacara bendera dalam rangka peringatan hari pendidikan nasional tingkat kabupaten tanggal 2 Mei 2015 kemarin. acara tersebut dihadiri oleh tidak kurang dari 500 peserta diantaranya para pejabat SKPD Lombok Tengah dan seluruh Kepala sekolah se Lombok Tengah.

Eksebisi tari peresean ini mendapat perhatian dari Sekda Lombok Tengah untuk dipersiapkan sebagai acara hiburan pada event-event di tingkat kabupaten. dan hal ini disambut baik oleh kepala SMPN 3 Kopang Drs.H.Mahmuddin,MM yang sempat dipanggil kepala Sekda Lombok Tengah H. L.Supardan,MM.

Semoga kreasi dan inovasi anak-anak ini membawa manfaat bagi sekolah khususnya dan Lombok Tengah Umumnya, untuk terus berkresi menciptakan sesuatu yang baru dan bermanfaat bagi kelangsungan tradisi dan budaya kita. () -01

Penulis : Anggota Jurnalis Pemula SMPN 3 Kopang

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru