logoblog

Cari

Jangan Merusak Karir Dengan Janji

Jangan Merusak Karir Dengan Janji

Mataram __Dirasakan bahwa semakin hari semakin menunjukkan prestasi yang cukup membanggakan sekaligus membawa harum nama baik Kementerian Agama pada khususnya dan

Seni

H.DJOKO PITOYO,S.SOS
Oleh H.DJOKO PITOYO,S.SOS
07 Oktober, 2019 13:09:44
Seni
Komentar: 0
Dibaca: 527 Kali

Mataram __Dirasakan bahwa semakin hari semakin menunjukkan prestasi yang cukup membanggakan sekaligus membawa harum nama baik Kementerian Agama pada khususnya dan Nusa Tenggara Barat pada umumnya melalui event-event baik di Tingkat Nasional maupun di Tingkat Internasional. Disampaikan Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Nasruddin pada saat memberikan amanat dalam Upacara Penerimaan Kontingen Festival Seni Keagamaan Hindu yang baru saja kembali dari Surabaya dalam rangka mengikuti Festival Seni Keagamaan Hindu Tingkat Nasional Ke-III Tahun 2019 dengan memboyong 1 medali emas dibidang lomba Tari Tradisional Ritual, 1 medali perak dibidang lomba Sandya Gita, Harapan 2 bidang lomba Tari Kreasi Keagamaan dan sebagai Harapan 3 pada bidang lomba Musik Tradisional Ritual. Dengan memboyong 1 Medali Emas dan 1 Medali Perak sehingga kontingan Festival Seni Keagamaan Hindu asal Nusa Tenggara Barat memposisikan diri sebagai Runner Up dibawah Daerah Istimewa Yogjakarta sebagai Juara Umum dalam Festival Seni Keagamaan Hindu Tingkat Nasional Ke-III Tahun 2019 yang dilaksanakan di Surabaya beberapa hari yang lalu, “Alhamdulillah selain mendapatkan Medali Emas juga mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp. 12.000.000,-“, ucap H. Nasruddin dalam amanat paginya. “Terima kasih kepada Kepala Bidang Bimas Hindu yang sudah membina dan membimbing dan mengarahkan umatnya sehingga mendapatkan prestasi yang menggembirakan, “Teruslah bekerja dan berbuat untuk prestasi Nusa Tenggara Barat, karena sebuah prestasi tersebut sangat penting”, papar H. Nasruddin pada amanat Apel/Upacara penerimaan kontingen FSKH (Rabu, 25-9-2019). Kita ini (Kementerian Agama, Red.) lanjut H. Nasruddin, adalah keluarga besar yang tersebar di 34 Provinsi, lebih-lebih dalam satu Provinsi merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan, “Perlu kita renungkan untuk saat ini atas zaman yang sudah tidak sama lagi jika dibandingkan dengan zaman sebelumnya, saat ini adalah zaman keterbukaan dan tidak ada yang dapat ditutup-tutupi atau disembunyikan, jangankan di dalam kota, dipelosok desapun akan terdengar oleh masyarakat kebanyakan”, tegas H. Nasruddin mengingatkan. “Jika ada satu saja yang melakukan kesalahan di internal Kementerian Agama ini, maka yang lainnya juga ikut merasakannya, dalam hal ini bukanlah tempat untuk saling menyalahkan, mari kita saling memperbaiki, saling menjaga dan saling menasehati”ingat H. Nasruddin, “Kedepan kami harapkan untuk jangan pernah berpikir individual, atau sendiri-sendiri, ingat bahwa apapun bentuk pekerjaan kita adalah hasil kerja kita bersama-sama”, harap H. Nasruddin Terahir H. Nasruddin berpesan kepada seluruh Karyawan/wati Kementerian Agama ini untuk jangan pernah merusak karir kita dengan janji-janji dan sikap-sikap yang kurang baik, pungkas H. Nasruddin dalam amanat paginya di Apel Pagi Masuk Kerja yang dirangkai dengan Penerimaan Kontingen Festival Seni Keagamaan Hindu NTB

 

Baca Juga :




 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan