logoblog

Cari

Menghadapi Perayaan Lebaran, Berbagai Macam Miniatur Masjid Di Buat

Menghadapi Perayaan Lebaran, Berbagai Macam Miniatur Masjid Di Buat

(07/06/2018). Bulan suci ramadhan tinggal satu minggu lagi dan Perayaan menjelang Idul fitri seperti tahun tahun sebelumnya selalu di meriahkan dengan

Seni

Kampung Media Karaya
Oleh Kampung Media Karaya
08 Juni, 2018 13:34:49
Seni
Komentar: 0
Dibaca: 42007 Kali

(07/06/2018). Bulan suci ramadhan tinggal satu minggu lagi dan Perayaan menjelang Idul fitri seperti tahun-tahun sebelumnya selalu di meriahkan dengan digelarnya pawai takbiran keliling kampong oleh masyarakat Kampung Karang Buaya. Pawai Takbiran yang dilaksanakan nantinya diwarnai dengan berbagai macam bentuk miniature masjid, Al quran, yang diiringi oleh bacaan salawat, takbir,tahmit oleh masing-masing grup yang terdiri dari anak-anak remaja sambil membawa lampion, kasidah bahkan musik dari kaleng dan botol bekas.

Salah seorang koordinator dari RT 1, saat di temui ketika membuat sebuah meniatur Masjid Raya Baiturahman Aceh, Dayat mengatakan pembuatan miniature masjid Raya Baiturahman Aceh ini dibuat sejak satu minggu lalu, bahan yang digunakan lebih banyak menggunakan steropong karna lebih mudah dibentuk dan di potong.

“Kita banyak gunakan steropong, mudah dbentuk dan ringan. Tinggal disambung menggunakan lem tembak. Nanti dicat sesui dengan bentuk asli Masjid Raya Baiturrahman Aceh. Sebagai tambahan terdapat kubah yang dihiasi dengan lampu kelap kelip biara lebih menarik karna pawainya kan malam hari”. Kata dayat sambil memotong bagian-bagian steropong yang akan di temple.

Dayat menambahkan, biaya yang dikeluarkan untuk pembuatan masjid raya Baturrahman ini sekitar 600 ribu rupiah, belum lagi ditambah lampu kelapkelip, lampion dan , jenset, mungkin menghabiskan sekitar 2 sampai 3 juta rupiah. Pembuatannya di lakukan oleh 4 orang usai shlat tarawih sampai menjelang buka sahur.

“tahun lalu kita buat miniature Islamic Center Mataram Alhamdullillah dapet juara satu, mudah-mudahan Takbiran Tahun ini kita dapet juara satu lagi”. Kata Dayat sambil merekatkan salah satu bagian menara masjid.

Semantara salah seorang coordinator dari RT 2 Abdul Hanan mengatakan malam ini bersama grupnya sedangkan mengerjakan miniature Musholla Insan Nur salah satu musholla tempat dilaksanakan TPQ di lingkungan Kampungb Karang Buaya.

 

Baca Juga :


Ditambahkan Abdul Hanan, Masjid Insan Nur ini dbuat tahun lalu bentuk permanen dari triplek hanya saja kubahnya yang dari plat besi sudah rusak, malam ini diganti menggunakan triplek. Tidak ada yang berubah dengan miniaturnya hanya ditambah beberapa pernak pernik seperti lampu, cat warna dan kubah. Tidak hanya itu gerobak untuk membawa masjid ini dibuat permanen , sehingga jika dihitung biaya keseluruhan mencapai sekitar 5 juta rupiah.

Tahun lalu, kata Abdul Hanan dibuat hampir satu bulan dan mendapat juara 2. Walaupun miniature yang dibuat hamper sama dengan tahun, ia berharap dapat meraih juara satu.

Sedangkan salah seorang Koordinator dari RT 4, Samsul mengatakan pembuatan miniature masjid ini dilaksanakan mulai malam ini, bentuknya agak kecil dan tidak butuhkan banyak biaya, sekitar 400 ribu rupiah. Semua bahan dari steropong, walaupun bentuknya agak kecil nantinya akan ditambah dengan pernak pernik seperti lampu,tulisan kaligrafi dan lain sebagainya sehingga menambah keindahan dan kemeriahan saat takbiran berlangsung. Terkait dengan nama masjid yang akan di buat, Samsul mengatakan belum ada kesepakatan dari kelompoknya karna miniature masjid yang dibuat tidak mencontoh masjid yang ada di NTB atau di Indonesia.

Kata Samsul, tahun lalu yang dibuat miniature masjid juga dan meraih juara tiga. Pawai Takbiran tahun ini Ia berharap bisa mengalahkan grup takbiran dari kelompok lain sehingga bisa meraih juara satu.



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan