logoblog

Cari

Menyambut LailatulArt #1

Menyambut LailatulArt #1

LailatulArt #1 atau dapat dimaknai sebagai malam seni merupakan produksi kali pertama Prodi Seni Drama Tari dan Musik (Sendratasik) Fakultas Keguruan

Seni

Galih Suryadmaja
Oleh Galih Suryadmaja
20 Oktober, 2015 14:16:03
Seni
Komentar: 0
Dibaca: 7854 Kali

LailatulArt #1 atau dapat dimaknai sebagai malam seni merupakan produksi kali pertama Prodi Seni Drama Tari dan Musik (Sendratasik) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat. Acara pementasan yang rencananya akan digelar pada hari Rabu, 28 Oktober 2015 Pk. 19.45 WITA itu, akan menghadirkan beberapa pertunjukan seperti halnya teater, tari, dan musik serta beberapa space bazar untuk karya seni rupa.

Dalam moment itu, mahasiswa UNU NTB akan berkolaborasi dengan seniman Lombok yang tergabung dalam komunitas Warjack Taman Budaya Lombok. Selain menghadirkan komunitas seni yang beranggotakan mahasiswa UNU NTB seperti GENDANG GENDING Percussion, MANTRAdance, Murakib, TUNGGANG GUNUNG, dan ensambel SAMPAH INDAH, ZAENImohammad dan YOIakustik mewakili seniman profesional Lombok akan turut menyemarakkan pementasan di Jl. Pendidikan No. 6 Selaparang-Mataram.

Masing-masing penampil akan menawarkan konsepsi tentang ekspresi yang merupakan buah interpretasi mereka dalam melihat realitas. Berbagai media digunakan untuk mengkonstruksi pesan estetik para penyaji seperti gerak, perkusi, sampah, gitar, dan lain sebagainya.

Sebagai perguruan tinggi baru, ajang ini menjadi momentum untuk bersosialisasi dalam kerangka membangun komunikasi antara civitas akademik UNU NTB dengan civitas akademik lain di lingkungan Mataram, dan masyarakat di luar lingkungan pendidikan. Upaya ini merupakan wujud komitmen UNU NTB untuk mengambil peranan nyata dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Baca Juga :


Sejalan dengan visi yang diusung UNU NTB yaitu Kampus Peradaban Bangsa, tentu esklusifitas perguruan tingga dalam "memasyarakat" harus diruntuhkan. Civitas akademik tentu harus menyatu melebur dengan masyarakat tanpa sekat, untuk dapat dengan benar memahami keinginan masyarakat dan bangsa dalam konteks pengabdian. Bangunan komunikasi yang baik antara perguruan tinggi dan masyarakat ke depan diharap dapat memberikan implikasi positif dalam upaya makro membangun bangsa dan negara.

Melalui komunikasi yang dibangun, akan terjadi sinergitas antara akademisi dan masyarakat luas. Hal itu yang kedepan diharapkan bahwa perguruan tinggi tidak hanya menjadi ruang pencarian ilmu bagi mahasiswa semata, melainkan juga menjadi ruang untuk menggemblek calon-calon generasi bangsa yang memiliki kepedulian tinggi terhadap situasi sosial yan ada. [] - 05



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan